LIVE • Radio SBL

👥 pendengar

Mengenal Pinrang Lewat Lembaran Sejarah: Dispusipda Bedah Buku “Pinrang dari Abad ke Abad”

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pinrang menyelenggarakan kegiatan Bedah Buku Koleksi Perpustakaan Daerah berjudul “Pinrang dari Abad ke Abad”, bertempat di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pinrang.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pinrang, Bapak Rachmatullah, S.IP, serta menghadirkan narasumber utama Prof. Dr. A. Pangeran Moenta, S.H., M.H., DFM, akademisi dan pemerhati sejarah lokal Sulawesi Selatan. Acara ini dipandu oleh Abdul Wahid Nara, S.Pd., M.Pd selaku moderator.

Buku “Pinrang dari Abad ke Abad” merupakan karya penting yang lahir dari hasil simposium sejarah yang melibatkan para tokoh, akademisi, budayawan, dan pemerhati sejarah lokal Pinrang.

Melalui simposium tersebut, berbagai data dan pandangan historis dikumpulkan dan diolah menjadi sebuah naskah utuh yang mendokumentasikan perjalanan panjang Kabupaten Pinrang dari masa kerajaan hingga era modern.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pinrang, Rachmatullah, S.IP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Dinas dalam memperkuat literasi daerah dan memperkenalkan kembali nilai-nilai sejarah Pinrang kepada masyarakat.

​“Bedah buku ini bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah. Buku ini menjadi bukti nyata bahwa sejarah Pinrang hidup dan tumbuh bersama masyarakatnya,” ujar Rachmatullah.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. A. Pangeran Moenta menegaskan bahwa buku “Pinrang dari Abad ke Abad” bukan hanya catatan kronologis, melainkan refleksi perjalanan identitas masyarakat Pinrang.

​“Melalui buku ini, kita bisa melihat Pinrang bukan sekadar wilayah geografis, tapi juga ruang sejarah yang membentuk karakter dan jati diri masyarakatnya. Nilai-nilai lokal yang lahir dari pengalaman sejarah menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan daerah ini,” ungkap Prof. Moenta.

Beliau juga mengapresiasi langkah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang terus mengangkat literasi berbasis kearifan lokal.

​“Simposium yang melahirkan buku ini adalah wujud kolaborasi pengetahuan. Inilah bentuk literasi yang hidup—lahir dari dialog, pengalaman, dan kesadaran bersama untuk menjaga warisan daerah,” tambahnya.

Bupati Pinrang Irwan Hamid melepas 5 petugas PPIH 2026 yang terdiri dari dokter, perawat, dan apoteker untuk mendampingi jamaah haji asal Pinrang di Makkah dan Madinah.
Bupati Pinrang Irwan Hamid Lepas 5 Petugas Haji 2026 ke Arab Saudi, Ini Pesannya
PINRANG – Keberangkatan menuju Tanah Suci seringkali diwarnai rasa haru sekaligus kekhawatiran bagi para...
Sinergi Pemkab Pinrang: Bupati Andi Irwan Hamid dalam Rakor Forkopimda Sulsel 2026 memastikan program strategis nasional tepat sasaran untuk petani, nelayan, UMKM, pembangunan infrastruktur, dan keamanan masyarakat Pinrang.
Pastikan Program Pusat Tepat Sasaran bagi Warga, Bupati Pinrang Kawal Sinergi Kebijakan di Rakor Forkopimda Sulsel
MAKASSAR – Kebijakan besar yang dirumuskan di tingkat pusat tidak akan berarti tanpa implementasi yang...
WhatsApp Image 2026-02-06 at 00.50
Patrol Pinrang 2026: Transformasi Tradisi, Digitalisasi Data, dan Ruang Kolaborasi Kreatif
Simak transformasi tradisi Mattuda Subuh di Patrol Pinrang 2026. Cek database tim, jadwal lomba, dan...
SaveClip
Menembus Badai Demi Kampus Merah: Ratusan Pelajar Pinrang Padati Tryout Akbar KMP Unhas
PINRANG, SBL – Sisa-sisa badai dan guyuran hujan deras yang membasuh Kabupaten Pinrang pagi itu tak sanggup...
WhatsApp Image 2026-02-07 at 12.03
Celoteh Polos dan Cita-Cita "Sultan": Keseruan Outing Class TK Islam Plus E-School di Radio Suara Bumi Lasinrang
PINRANG – Suasana Studio Radio Suara Bumi Lasinrang (SBL) 92.4 FM yang biasanya tertib dan formal, mendadak...