Pinrang – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menjadi momen refleksi bagi Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan tertib.
Peringatan Maulid tingkat Kabupaten Pinrang yang digelar di Masjid Agung Al-Munawwir pada Selasa (18/11) berlangsung khidmat. Acara ini dihadiri Bupati Pinrang H. A. Irwan Hamid, S.Sos, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah A. Calo Kerrang, Staf Ahli Bupati, Asisten, para kepala OPD, camat, hingga seluruh ASN lingkup Pemkab Pinrang.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan bahwa keteladanan Rasulullah SAW semakin relevan untuk menjawab tantangan sosial masa kini. Salah satu nilai penting yang perlu diterapkan adalah disiplin—sebuah karakter dasar yang, menurutnya, mampu memperkuat hubungan sosial sekaligus memberi manfaat bagi diri sendiri dalam bekerja, beraktivitas, dan menata kehidupan.
“Jika sifat disiplin mampu dijaga oleh setiap individu, maka bukan hanya hubungan sosial yang menjadi lebih baik, tetapi juga memberi dampak positif bagi diri sendiri,” ujar Bupati Irwan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi keharmonisan masyarakat. Peringatan Maulid, kata Bupati, bukan sekadar seremonial keagamaan, tetapi momentum memperkuat kebersamaan, mempertebal rasa peduli, serta menghidupkan kembali nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan beragama.
Tidak lupa, Bupati Irwan mengajak masyarakat menjaga diri dan lingkungan sekitar. Ia menegaskan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman, sehingga menjaga kebersihan rumah, tempat ibadah, fasilitas umum, dan lingkungan pemukiman harus menjadi budaya setiap warga Pinrang.
“Jika setiap warga menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat sendiri. Lingkungan lebih sehat, penyakit dapat dicegah, dan kehidupan menjadi lebih nyaman,” jelasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat masyarakat Pinrang untuk terus menghidupkan nilai-nilai keislaman—mulai dari persatuan, kepedulian, hingga akhlak mulia—demi mewujudkan masyarakat yang berkarakter dan semakin sejahtera.
(/)*
Foto: Humas Diskominfosandi – Satrio / Muhas