PINRANG — Suasana hangat tercipta di studio Radio Suara Bumi Lasinrang ketika tiga delegasi dari Johor Bahru, Malaysia, menjadi tamu dalam podcast “SBL Festival on AIR”, salah satu rangkaian resmi Media Center 1st Adventure Culture Pinrang International Folklore Festival 2025 yang berlangsung pada 21–26 November 2025 di Kabupaten Pinrang.
Ketiga narasumber—Siti Nurul, Nurul Insyirah, dan Aqif Aiman—datang sebagai perwakilan peserta festival dan menyampaikan kesan mendalam mengenai pengalaman mereka selama berada di Pinrang. Dalam perbincangan bersama host Wahyuniar Yusuf, mereka mengakui bahwa kunjungan pertama mereka ke Pinrang meninggalkan gambaran positif yang sulit dilupakan.
Pinrang Di Mata Delegasi Internasional: “Sangat Spesial”
Ketika diminta menggambarkan Pinrang dengan satu kata, Siti Nurul menjawab singkat namun tegas: “Pinrang spesial.”
Menurut mereka, bukan hanya pertunjukan seni yang memberikan kesan tersendiri, tetapi juga sambutan warga, suasana kota, serta interaksi hangat dengan pelajar dan tenaga pendidik. Delegasi Malaysia ini menilai bahwa koordinasi, keramahan, dan antusiasme masyarakat menjadi pembeda utama yang tidak mereka temukan di banyak festival serupa.
Belajar, Berkolaborasi, dan Bertukar Budaya
Dalam podcast, para narasumber menekankan bahwa keikutsertaan mereka bukan sekadar untuk tampil, tetapi juga sebagai proses pertukaran budaya dan pembelajaran. Kunjungan mereka ke sejumlah sekolah di Pinrang menjadi momen berharga yang menunjukkan bagaimana para pelajar lokal menghargai seni dan cepat beradaptasi dalam proses kolaboratif.
“Kami melihat banyak potensi di sini. Pelajarnya berbakat, dan guru-gurunya sangat mendukung,” ujar Aqif Aiman. Sementara itu, Nurul Insyirah berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut sehingga pertukaran seni dan budaya tidak berhenti pada satu ajang festival.
Pinrang Menjadi Rumah Besar Budaya Dunia
Festival budaya internasional ini menghadirkan berbagai kelompok seni dari sejumlah negara, menjadikan Pinrang sebagai panggung besar yang mempertemukan tradisi global dengan kearifan lokal. Testimoni dari delegasi Malaysia ini menunjukkan bahwa Pinrang semakin dikenal sebagai daerah dengan keramahan tinggi, budaya kuat, dan lingkungan yang kondusif bagi pertukaran seni.
Radio SBL Hadir Menghubungkan Pinrang dan Dunia
Melalui podcast “SBL Festival on AIR”, Radio Suara Bumi Lasinrang terus memainkan peran sebagai jembatan informasi, media dialog, dan ruang bagi tamu internasional untuk berbagi cerita secara langsung kepada masyarakat Pinrang.
Ke depan, SBL akan terus mendukung penyebaran informasi positif tentang festival dan berbagai kegiatan budaya di Kabupaten Pinrang, sekaligus memperkuat posisi Pinrang sebagai salah satu pusat aktivitas seni dan budaya di Sulawesi Selatan.