Rotasi kepemimpinan kembali berlangsung di jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya di Kodim 1404/Pinrang. Setelah hampir setahun memimpin sejak Februari 2024, Letkol Inf. Abdullah Mahuwa resmi menyerahkan tongkat komando kepada penggantinya, Letkol Czi. Imam Subekti. Momen peralihan ini dikemas dalam acara malam ramah tamah Pisah Sambut Komandan Kodim 1404/Pinrang yang digelar Pemerintah Kabupaten Pinrang di Pendopo Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (29/11).
Dalam kesempatan itu, Letkol Inf. Abdullah Mahuwa menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan kuat yang ia rasakan selama bertugas di Pinrang. Ia mengaku hangatnya masyarakat, sinergi Forkopimda, dan kerja sama pemerintah daerah menjadi energi besar dalam menjalankan tugasnya.
“Selama bertugas di Pinrang saya merasa benar-benar diterima sebagai keluarga. Kebersamaan inilah yang sangat berarti bagi saya,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim yang baru, Letkol Czi. Imam Subekti, menegaskan komitmennya untuk meneruskan sinergi yang sudah terbangun. Ia berharap dukungan pemerintah dan masyarakat terus mengalir, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Kami membutuhkan kerja sama semua pihak agar tugas dapat dijalankan secara optimal demi rasa aman bagi masyarakat Pinrang,” tegasnya.
Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, S.Sos., menyampaikan apresiasi mendalam kepada Letkol Abdullah Mahuwa atas dedikasi dan kontribusinya. Ia berharap silaturrahmi tetap terjaga meskipun bertugas di tempat baru. Kepada Letkol Czi. Imam Subekti, Bupati menekankan pentingnya memperkuat sinergi lintas sektor agar stabilitas daerah semakin kokoh.
“Harmonisasi antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat adalah kunci terciptanya lingkungan yang aman sehingga pembangunan bisa berjalan maksimal,” kata Bupati Irwan.
Melalui pergantian kepemimpinan ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap peran Kodim 1404/Pinrang dalam menjaga situasi tetap kondusif semakin kuat. Stabilitas keamanan dianggap menjadi modal penting bagi peningkatan ekonomi, pelayanan publik, hingga pemerataan pembangunan di Pinrang. (*/)