Pinrang — Pemerintah Kabupaten Pinrang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan bantuan sosial yang lebih cepat, tepat, dan transparan bagi masyarakat. Komitmen ini terlihat melalui partisipasi Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, S.IP., M.Si., dalam Rapat Koordinasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial Tingkat Nasional yang digelar secara hybrid di Ruang Jendela Lasinrang, Dinas Kominfo dan Persandian, Kamis (4/12).
Proses Penyaluran Dipangkas, Layanan ke Masyarakat Lebih Efisien
Digitalisasi bansos diarahkan untuk memangkas proses penyaluran yang sebelumnya panjang dan berlapis. Melalui sistem baru yang disusun pemerintah pusat, tahapan penyaluran yang semula dilakukan melalui banyak level tatakelola kini disederhanakan menjadi langkah-langkah inti yang lebih efisien.
Melalui pendekatan digital, verifikasi penerima, pemutakhiran data, hingga distribusi bantuan dapat dilakukan secara terintegrasi. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat: proses lebih singkat, waktu tunggu lebih pendek, dan hambatan birokrasi berkurang.
Integrasi Data Nasional Dorong Ketepatan Penerima di Pinrang
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa digitalisasi menjadi solusi untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Melalui integrasi data lintas kementerian, validasi penerima dapat dilakukan berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Bagi masyarakat Pinrang, integrasi ini berarti berkurangnya potensi kesalahan data, tumpang tindih penerima, ataupun ketidaksesuaian kategori bantuan. Data yang lebih akurat memastikan bahwa setiap rupiah bantuan disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Transparansi Lebih Kuat, Penyaluran Dapat Dipantau Secara Real-Time
Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan, menegaskan bahwa digitalisasi memberikan ruang pengawasan yang lebih kuat. Dengan sistem digital, seluruh proses penyaluran dapat dipantau secara real-time, sehingga pemerintah daerah dapat segera mengoreksi jika ditemukan ketidakcocokan.
Bagi publik, hal ini meningkatkan transparansi. Masyarakat dapat mengetahui status penyaluran secara lebih jelas, dan mekanisme pemantauan dapat menutup celah penyaluran yang tidak sesuai ketentuan.
Pemkab Pinrang Siap Kawal Pengawasan dan Pendampingan Warga
Usai rakor, Wakil Bupati Sudirman Bungi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pinrang siap mendukung penuh implementasi digitalisasi bansos. Seluruh perangkat daerah akan diarahkan untuk memastikan pengawasan, pendataan, dan pendampingan berjalan optimal.
“Digitalisasi memudahkan monitoring dan memastikan penerima bantuan benar-benar warga yang membutuhkan. Ini penting agar bansos tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Pinrang,” tegasnya.
Harapan: Layanan Bansos Lebih Cepat, Lebih Bersih, Lebih Berpihak kepada Warga Rentan
Dengan penerapan digitalisasi, Pemkab Pinrang optimistis penyaluran bantuan sosial akan semakin efektif dan transparan. Transformasi ini bukan sekadar perubahan sistem, tetapi upaya untuk memastikan bahwa manfaat bansos benar-benar dirasakan warga yang paling membutuhkan.
Pemerintah berharap langkah ini menjadi fondasi baru dalam pelayanan sosial yang lebih adaptif, modern, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Pinrang.




Foto: Pemkab Pinrang Hadir / Muhas