Lanrisang, SBL– Bencana angin puting beliung yang melanda Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, menyisakan dampak besar bagi kehidupan warga. Rumah rusak, aktivitas terganggu, dan rasa khawatir menjadi bagian dari hari-hari masyarakat pascakejadian.
Salah satu keluarga terdampak, H.M. (inisial), warga Lingkungan Kessie, harus menghadapi kerusakan berat pada rumah tempat tinggalnya akibat terjangan angin kencang. Atap rumah rusak parah, sementara aktivitas keluarga terpaksa terhenti demi memastikan keselamatan seluruh anggota keluarga.
Bagi H.M., bantuan tunai yang diterima menjadi langkah awal untuk kembali bangkit. Bantuan tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk memperbaiki bagian rumah yang paling mendesak agar kembali layak dihuni.
Kondisi serupa juga dialami warga lain. S.W. (inisial), tetangga H.M. yang rumahnya mengalami kerusakan sedang, mengungkapkan bahwa pascabencana warga sempat diliputi rasa khawatir, terutama terkait tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari.
“Yang kami rasakan bukan hanya kerusakan rumah, tapi juga kekhawatiran. Bantuan ini setidaknya membuat kami sedikit lega,” ujar S.W.
Di tengah situasi tersebut, kehadiran Pemerintah Kabupaten Pinrang menjadi sumber penguatan bagi masyarakat. Pemerintah menyalurkan bantuan tunai penanggulangan bencana kepada warga terdampak sebagai bentuk empati dan tanggung jawab terhadap warganya.
Sebanyak 53 warga terdampak di Kecamatan Lanrisang serta 2 warga terdampak di Kecamatan Mattiro Bulu menerima bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos., Selasa (16/12).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan menegaskan bahwa bencana merupakan peristiwa yang tidak dapat dihindari. Namun demikian, pemerintah daerah memiliki kewajiban moral untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan, dan memastikan warga tidak menghadapi musibah sendirian.
“Bantuan ini memang tidak dapat sepenuhnya mengganti kerugian yang dialami masyarakat, namun diharapkan dapat menjadi stimulan untuk membantu perbaikan kerusakan hunian serta meringankan beban warga terdampak,” ungkap Bupati Irwan.
Bupati Irwan juga berharap bantuan tunai yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan prioritas masyarakat, khususnya dalam mendukung proses pemulihan pascabencana.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Pinrang menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan bencana, sebagai wujud pelayanan dan tanggung jawab kepada rakyat.
Di tengah puing dan sisa kerusakan, kisah H.M., S.W., dan warga Lanrisang lainnya menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan kembali harapan serta semangat untuk bangkit dari musibah yang terjadi. (*)






























Tim Redaksi SBL
Foto: PP/Wawan