LIVE • Radio SBL

👥 pendengar

“Kami Tidak Merasa Sendiri”: Bantuan Tunai Jadi Harapan Baru bagi Keluarga Terdampak Bencana di Lanrisang

Lanrisang, SBL– Bencana angin puting beliung yang melanda Kelurahan Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, menyisakan dampak besar bagi kehidupan warga. Rumah rusak, aktivitas terganggu, dan rasa khawatir menjadi bagian dari hari-hari masyarakat pascakejadian.

Salah satu keluarga terdampak, H.M. (inisial), warga Lingkungan Kessie, harus menghadapi kerusakan berat pada rumah tempat tinggalnya akibat terjangan angin kencang. Atap rumah rusak parah, sementara aktivitas keluarga terpaksa terhenti demi memastikan keselamatan seluruh anggota keluarga.

Bagi H.M., bantuan tunai yang diterima menjadi langkah awal untuk kembali bangkit. Bantuan tersebut rencananya akan dimanfaatkan untuk memperbaiki bagian rumah yang paling mendesak agar kembali layak dihuni.

Kondisi serupa juga dialami warga lain. S.W. (inisial), tetangga H.M. yang rumahnya mengalami kerusakan sedang, mengungkapkan bahwa pascabencana warga sempat diliputi rasa khawatir, terutama terkait tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari.

“Yang kami rasakan bukan hanya kerusakan rumah, tapi juga kekhawatiran. Bantuan ini setidaknya membuat kami sedikit lega,” ujar S.W.

Di tengah situasi tersebut, kehadiran Pemerintah Kabupaten Pinrang menjadi sumber penguatan bagi masyarakat. Pemerintah menyalurkan bantuan tunai penanggulangan bencana kepada warga terdampak sebagai bentuk empati dan tanggung jawab terhadap warganya.

Sebanyak 53 warga terdampak di Kecamatan Lanrisang serta 2 warga terdampak di Kecamatan Mattiro Bulu menerima bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos., Selasa (16/12).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan menegaskan bahwa bencana merupakan peristiwa yang tidak dapat dihindari. Namun demikian, pemerintah daerah memiliki kewajiban moral untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan dukungan, dan memastikan warga tidak menghadapi musibah sendirian.

“Bantuan ini memang tidak dapat sepenuhnya mengganti kerugian yang dialami masyarakat, namun diharapkan dapat menjadi stimulan untuk membantu perbaikan kerusakan hunian serta meringankan beban warga terdampak,” ungkap Bupati Irwan.

Bupati Irwan juga berharap bantuan tunai yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan prioritas masyarakat, khususnya dalam mendukung proses pemulihan pascabencana.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Pinrang menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat, terutama dalam kondisi darurat dan bencana, sebagai wujud pelayanan dan tanggung jawab kepada rakyat.

Di tengah puing dan sisa kerusakan, kisah H.M., S.W., dan warga Lanrisang lainnya menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan kembali harapan serta semangat untuk bangkit dari musibah yang terjadi. (*)

Tim Redaksi SBL
Foto: PP/Wawan

Memuat...
Memuat...
Menghitung Waktu
00:00:00
Waktu Imsak --:--
Buka Puasa --:--
🌙 Hikmah Hari Ini
Memuat Hikmah...

655083167_1260308066243995_6299104063202993680_n
Idul Fitri Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi dan Persatuan di Pinrang
PINRANG — Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi dan...
Screenshot 2026-03-12 134100
Edukasi Demokrasi Jelang Berbuka: Mengintip Keseruan Program "Ngabuburit Pengawasan" Bersama Bawaslu Pinrang
PINRANG — Mengisi waktu luang jelang berbuka puasa di bulan Ramadhan tak melulu harus dihabiskan dengan...
IMG_3230a
Fun War Lasinrang WGB di Exotico Cafe, Salurkan Tren Water Gel Blaster ke Arena Aman
PINRANG – Tren permainan water gel blaster yang tengah populer di berbagai kota di Indonesia kini juga...
641546302_1240710741537061_5332751110127060299_n
Tak Hanya Fokus Infrastruktur, Wabup Pinrang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Kawal Pertanian di Safari Ramadan
PINRANG – Momen bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menjadi ajang bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang...
1 Tahun BERIMAN
1 Tahun Pemerintahan BERIMAN: Dari Data ke Dampak, 5 Transformasi Nyata untuk Warga Pinrang
PINRANG — Satu tahun masa jabatan kerap identik dengan panggung seremoni dan selebrasi. Namun di Kabupaten...