PINRANG – Kecepatan informasi menjadi kunci dalam penanganan bencana. Berkat laporan cepat dan akurat dari pemerintah setempat, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pinrang berhasil menyalurkan bantuan logistik tepat waktu kepada puluhan korban bencana angin kencang, Selasa (20/1/2026).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang, H. Andi Pawelloi Nawir, S.Sos., M.Si, memimpin langsung rombongan menyisir titik-titik lokasi terdampak di dua kecamatan, yakni Kecamatan Lanrisang dan Kecamatan Mattiro Sompe. Langkah ini diambil untuk memastikan kehadiran pemerintah dirasakan langsung oleh warga yang tengah diuji musibah.
Sinergi Pelaporan Berjenjang yang Efektif
H. Andi Pawelloi mengungkapkan, respons cepat ini tidak lepas dari proaktifnya aparat pemerintah di tingkat bawah. Laporan kerusakan dari Kepala Desa dan Lurah yang diteruskan secara berjenjang melalui Pemerintah Kecamatan (Camat) memungkinkan Dinas Sosial melakukan assessment dan mobilisasi logistik dengan segera.
“Kami sangat mengapresiasi kesigapan para Kepala Desa, Lurah, dan Camat di wilayah terdampak. Laporan situasi yang mereka kirimkan sangat cepat dan detail, sehingga kami di kabupaten tidak perlu menunggu lama untuk memverifikasi data dan bisa langsung terjun ke lapangan membawa bantuan,” ujar Andi Pawelloi.
Menurutnya, pola komunikasi dan koordinasi yang solid antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten seperti inilah yang dibutuhkan dalam manajemen tanggap darurat bencana.
Sebaran Bantuan di Empat Desa/Kelurahan
Dalam kunjungan tersebut, bantuan diserahkan kepada total 35 Kepala Keluarga (KK). Di Kecamatan Lanrisang, bantuan menyasar 21 Kepala Keluarga yang tersebar di empat wilayah, yakni Desa Waotuoe, Desa Barang Palie, Desa Samaulue, dan Kelurahan Lanrisang.
Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Mattiro Sompe, penyerahan bantuan dipusatkan bagi 14 Kepala Keluarga di Kelurahan Langnga.
Didampingi jajaran Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) serta tim TAGANA, Andi Pawelloi menyerahkan paket bantuan berupa kebutuhan dasar, makanan siap saji, perlengkapan tidur (kasur lipat/matras), kids ware dan family kit.
“Prinsip kami, warga yang terkena musibah tidak boleh menunggu lama. Bantuan ini adalah wujud kepedulian Bapak Bupati dan Pemerintah Daerah untuk meringankan beban bapak-ibu sekalian,” tambahnya saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Warga penerima bantuan tampak antusias dan berterima kasih atas gerak cepat pemerintah. Bantuan ini dinilai sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan mendesak sementara mereka memperbaiki kerusakan tempat tinggal akibat terjangan angin. (Rls/Ind)







