LIVE • Radio SBL

👥 pendengar

Dekranasda Pinrang Pacu Transformasi Limbah Pisang Jadi Kriya Unggulan

PINRANG – Di tengah hamparan perkebunan Kecamatan Patampanua, sebuah transformasi ekonomi tengah berlangsung. Batang pisang yang selama ini dianggap sampah organik dan dibiarkan membusuk, kini bermetamorfosis menjadi karya seni (kriya) bernilai tinggi. Perubahan dari limbah menjadi berkah inilah yang menjadi sorotan utama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pinrang.

Ketua Dekranasda Pinrang, Hj. Sri Widiati A. Irwan, saat meninjau langsung lokasi pengrajin pada Rabu (21/1), menegaskan komitmennya untuk memacu potensi ini agar menjadi produk unggulan daerah yang siap bersaing di pasar nasional.

Dari Batang Semu Menjadi Kriya Bermutu

Dalam kunjungannya, Hj. Sri Widiati tampak antusias mengamati proses detail pengolahan serat. Ia mengapresiasi ketekunan warga yang mampu mengubah material “batang semu”—yang berongga dan basah—menjadi serat kuat untuk bahan baku tas, kotak tisu, hingga dekorasi interior.

“Kriya seperti ini memiliki potensi luar biasa. Jika dikelola dengan manajemen yang tepat, ini bukan hanya soal seni, tetapi menjadi lokomotif baru bagi perekonomian keluarga dan daerah,” ujar Hj. Sri Widiati.

Tiga Strategi Utama Dekranasda

Guna memastikan transformasi ini berjalan sukses, Dekranasda Pinrang menyiapkan tiga strategi kunci:

  1. Pembinaan Kualitas: Pelatihan intensif agar finishing produk halus dan sesuai standar pasar modern.
  2. Akses Pasar Luas: Membuka jalur distribusi agar produk kriya Patampanua bisa masuk ke pameran nasional hingga platform digital.
  3. Dampak Berkelanjutan: Mendorong model bisnis yang ramah lingkungan (eco-friendly) sekaligus padat karya.

Langkah strategis ini diharapkan mampu menduplikasi kesuksesan daerah lain, di mana kerajinan berbasis serat alam terbukti mampu mendongkrak omzet pengrajin secara signifikan. Kini, dengan dukungan penuh pemerintah, kriya pelepah pisang Pinrang siap naik kelas menjadi primadona baru Bumi Lasinrang.

Foto : Wawan PP







Bupati Pinrang Irwan Hamid melepas 5 petugas PPIH 2026 yang terdiri dari dokter, perawat, dan apoteker untuk mendampingi jamaah haji asal Pinrang di Makkah dan Madinah.
Bupati Pinrang Irwan Hamid Lepas 5 Petugas Haji 2026 ke Arab Saudi, Ini Pesannya
PINRANG – Keberangkatan menuju Tanah Suci seringkali diwarnai rasa haru sekaligus kekhawatiran bagi para...
Sinergi Pemkab Pinrang: Bupati Andi Irwan Hamid dalam Rakor Forkopimda Sulsel 2026 memastikan program strategis nasional tepat sasaran untuk petani, nelayan, UMKM, pembangunan infrastruktur, dan keamanan masyarakat Pinrang.
Pastikan Program Pusat Tepat Sasaran bagi Warga, Bupati Pinrang Kawal Sinergi Kebijakan di Rakor Forkopimda Sulsel
MAKASSAR – Kebijakan besar yang dirumuskan di tingkat pusat tidak akan berarti tanpa implementasi yang...
WhatsApp Image 2026-02-06 at 00.50
Patrol Pinrang 2026: Transformasi Tradisi, Digitalisasi Data, dan Ruang Kolaborasi Kreatif
Simak transformasi tradisi Mattuda Subuh di Patrol Pinrang 2026. Cek database tim, jadwal lomba, dan...
SaveClip
Menembus Badai Demi Kampus Merah: Ratusan Pelajar Pinrang Padati Tryout Akbar KMP Unhas
PINRANG, SBL – Sisa-sisa badai dan guyuran hujan deras yang membasuh Kabupaten Pinrang pagi itu tak sanggup...
WhatsApp Image 2026-02-07 at 12.03
Celoteh Polos dan Cita-Cita "Sultan": Keseruan Outing Class TK Islam Plus E-School di Radio Suara Bumi Lasinrang
PINRANG – Suasana Studio Radio Suara Bumi Lasinrang (SBL) 92.4 FM yang biasanya tertib dan formal, mendadak...