LIVE • Radio SBL

👥 pendengar

Kadis Dinsos Pinrang: Penanganan Gepeng Kini Kedepankan Perlindungan Sosial

PINRANG – Aspal jalanan yang keras dan terik matahari bukan lagi menjadi kawan bagi Devi (24). Perempuan yang sedang mengandung lima bulan ini, bersama buah hatinya yang masih balita, akhirnya bisa bernapas lega. Bukan di trotoar, melainkan di dalam kendaraan yang mengantar mereka kembali ke rumah asalnya di Makassar.

Pada Jumat (30/01/2026), Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pinrang bersama Tim Terpadu Penanganan Anak Jalanan (TTPAJ) dan Gelandangan Pengemis (Gepeng) secara resmi memulangkan ibu dan anak tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menangani persoalan sosial dengan pendekatan yang memanusiakan manusia.

Prioritaskan Kesehatan Sebelum Pemulangan

Kisah pemulangan Devi bukan sekadar pemindahan orang dari satu titik ke titik lain. Ada proses panjang yang mengedepankan aspek kesehatan dan psikologis. Sebelum dipulangkan, Devi sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Lasinrang Pinrang karena kondisi fisiknya yang menurun di tengah masa kehamilan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pinrang, H. Andi Pawelloi Nawir, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru memulangkan warga sebelum memastikan mereka dalam kondisi fit.

“Alhamdulillah, hari ini seorang ibu dan anak yang merupakan anak jalanan telah kami pulangkan ke pihak keluarga. Ini adalah bentuk kolaborasi Tim Terpadu Penanganan Anak Jalanan dan Gepeng Kabupaten Pinrang,” ujar Pawelloi Nawir saat diwawancarai.

Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak keluarga di Makassar telah dilakukan secara matang agar sesampainya di sana, Devi dan anaknya mendapatkan perlindungan yang layak.

Kolaborasi Lintas Sektor

Penanganan masalah sosial di Bumi Lasinrang kini tidak lagi dilakukan secara parsial. Kehadiran TTPAJ menjadi bukti sinergi antara Dinsos, tenaga medis, dan unsur pengamanan untuk menciptakan solusi jangka panjang.

“Setelah mendapatkan pembinaan dan kondisi kesehatannya membaik, yang bersangkutan kami pulangkan langsung ke pihak keluarga di Makassar oleh Tim Terpadu TTPAJ dan Gepeng Kabupaten Pinrang,” lanjut Pawelloi.

Sebagai bagian dari prosedur tetap (SOP), tim juga memfasilitasi pembuatan surat perjanjian. Isinya bukan sekadar larangan, melainkan komitmen agar yang bersangkutan tidak kembali ke jalanan dan bersedia dibina di lingkungan keluarga yang lebih stabil.

Menuju Pinrang Bebas Anak Jalanan dan Gepeng

Dinas Sosial Pinrang menegaskan bahwa kegiatan patroli dan penjangkauan (outreach) ke lapangan akan terus dilakukan secara rutin. Namun, Andi Pawelloi menekankan bahwa ketertiban sosial tidak harus dicapai dengan cara-cara represif.

“Penanganan ini kami lakukan secara humanis dan terpadu, dengan tujuan memberikan perlindungan sosial serta mengembalikan mereka ke lingkungan keluarga yang lebih aman dan layak,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan mampu menekan angka anak jalanan dan gepeng di Kabupaten Pinrang secara berkelanjutan, sekaligus memberikan perlindungan nyata bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak-anak yang seringkali menjadi korban kerasnya kehidupan jalanan.

(Foto: istimewa, SBL)

Memuat...
Memuat...
Menghitung Waktu
00:00:00
Waktu Imsak --:--
Buka Puasa --:--
🌙 Hikmah Hari Ini
Memuat Hikmah...

655083167_1260308066243995_6299104063202993680_n
Idul Fitri Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi dan Persatuan di Pinrang
PINRANG — Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi dan...
Screenshot 2026-03-12 134100
Edukasi Demokrasi Jelang Berbuka: Mengintip Keseruan Program "Ngabuburit Pengawasan" Bersama Bawaslu Pinrang
PINRANG — Mengisi waktu luang jelang berbuka puasa di bulan Ramadhan tak melulu harus dihabiskan dengan...
IMG_3230a
Fun War Lasinrang WGB di Exotico Cafe, Salurkan Tren Water Gel Blaster ke Arena Aman
PINRANG – Tren permainan water gel blaster yang tengah populer di berbagai kota di Indonesia kini juga...
641546302_1240710741537061_5332751110127060299_n
Tak Hanya Fokus Infrastruktur, Wabup Pinrang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Kawal Pertanian di Safari Ramadan
PINRANG – Momen bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menjadi ajang bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang...
1 Tahun BERIMAN
1 Tahun Pemerintahan BERIMAN: Dari Data ke Dampak, 5 Transformasi Nyata untuk Warga Pinrang
PINRANG — Satu tahun masa jabatan kerap identik dengan panggung seremoni dan selebrasi. Namun di Kabupaten...