Menghadapi bulan suci Ramadan, Hari Raya Nyepi, dan Imlek, Pemerintah Kabupaten Pinrang bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Masjid Agung Al-Munawwir, Jumat (13/2).
Kegiatan ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok yang aman, berkualitas, dan terjangkau. Menjelang hari besar keagamaan, permintaan bahan pokok biasanya meningkat dan berpotensi memicu kenaikan harga.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pinrang, H. Abd. Rahman Mahmud, yang mewakili Bupati Pinrang, menegaskan bahwa pemerintah ingin melindungi daya beli masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami memastikan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga. Pemerintah hadir untuk menyediakan pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pinrang dan Badan Pangan Nasional karena program ini langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pinrang, M. Abduh, menjelaskan bahwa pemerintah terus menjaga pasokan dan stabilitas harga melalui pemantauan rutin di pasar.
Pemkab Pinrang juga membentuk Tim Saber (Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Mutu, dan Keamanan Pangan). Tim ini rutin memantau pasar untuk memastikan tidak ada pelanggaran harga maupun peredaran pangan yang tidak layak konsumsi.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan terlindungi dalam memenuhi kebutuhan pokoknya,” jelasnya.
Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap dapat mengendalikan inflasi daerah, menjaga ketahanan pangan, serta memberi rasa tenang kepada masyarakat menjelang hari raya.(*/)
























Foto : Satrio / Muhas