PINRANG — Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimaknai sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat persatuan masyarakat. Pesan ini disampaikan Bupati Pinrang, H. A. Irwan Hamid, saat memberikan sambutan pada pelaksanaan salat Idul Fitri yang dipusatkan di Masjid Agung Al-Munawwir, Sabtu (21/3).
Dalam sambutannya, Irwan menegaskan bahwa bulan suci Ramadan yang baru saja dilalui bukan sekadar rutinitas ibadah tahunan, melainkan proses pembinaan spiritual dan pembentukan karakter umat. Menurutnya, berbagai amalan, baik yang bersifat wajib maupun sunnah, menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan sekaligus memperbaiki perilaku sosial masyarakat.
“Idul Fitri bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk kembali mempererat persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Irwan di hadapan jamaah.
Ia menambahkan, Idul Fitri menjadi penyempurna dari seluruh rangkaian ibadah Ramadan. Nilai-nilai yang telah ditanamkan selama sebulan penuh, lanjutnya, perlu dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan harmonis antar sesama.
Irwan pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pinrang untuk terus menjaga silaturahmi sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menilai, kebersamaan yang terpelihara akan berdampak langsung pada terciptanya lingkungan yang aman, kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
Selain itu, Irwan juga menyinggung capaian Kabupaten Pinrang yang berhasil masuk dalam 18 besar kabupaten/kota menuju Kabupaten Bersih tingkat nasional. Capaian tersebut, menurutnya, merupakan hasil kerja kolektif yang harus dijaga secara berkelanjutan.
“Kebersihan adalah bagian dari kebiasaan baik yang harus terus kita pelihara. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga mencerminkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
Pelaksanaan salat Idul Fitri ini turut diisi dengan khutbah yang disampaikan oleh H. Suardi Latarebbi, pimpinan Pondok Pesantren Al Urwatul Wustqa. Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan sikap saling memaafkan dalam kehidupan sosial.
Sejumlah pesan keagamaan yang disampaikan juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antarsesama, menghilangkan rasa benci dan dendam, serta meningkatkan kepedulian terhadap keluarga, khususnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari nilai utama dalam ajaran Islam .
Melalui momentum Idul Fitri ini, diharapkan masyarakat Pinrang tidak hanya merayakan kemenangan secara seremonial, tetapi juga mampu menjaga semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis dan sejahtera.
























