Pemerintah Kabupaten Pinrang kembali mempertegas reputasinya sebagai daerah yang progresif dan adaptif dalam transformasi digital. Komitmen kuat tersebut memperoleh pengakuan nasional melalui raihan tiga penghargaan bergengsi pada ajang Collaborative and High-Impact Payment System Appreciation (CHAPTER) 2025 yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (2/12/2025), di Sandeq Ballroom, Claro Hotel Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pinrang, Harumin, hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Pinrang untuk menerima penghargaan. Tiga kategori yang diraih Pinrang adalah:
- Juara 2 Implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD)
- Juara 2 Pemanfaatan E-Commerce dalam Belanja Daerah
- Penghargaan atas Partisipasi Aktif dalam Digitalisasi Pembayaran Daerah

Raihan ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan teknis dalam implementasi sistem digital, tetapi juga menunjukkan arah kebijakan yang konsisten: menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Harumin menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah yang menjalankan strategi digitalisasi secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini tentu menjadi pemacu bagi kami untuk terus mengoptimalkan percepatan digitalisasi daerah. Teknologi harus digunakan untuk memudahkan masyarakat mulai dari pelayanan yang lebih cepat, transaksi yang lebih aman, hingga pengelolaan keuangan yang semakin transparan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi menjadi pilar penting dalam mewujudkan pemerintahan yang efisien dan akuntabel. Implementasi KKPD, misalnya, dinilai efektif menekan potensi kebocoran anggaran, meningkatkan ketertelusuran transaksi, serta mendukung prinsip good governance.
Sementara itu, pemanfaatan platform e-commerce dalam proses belanja daerah memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal. Dengan terhubungnya pelaku UMKM dalam ekosistem belanja digital pemerintah, akses pasar menjadi lebih terbuka dan peluang usaha semakin luas. Hal ini secara langsung mempercepat pemerataan manfaat ekonomi hingga ke tingkat masyarakat.
Keaktifan Pinrang dalam memperluas transaksi non-tunai juga menjadi indikator kuat bahwa transformasi digital daerah bukan hanya berjalan, tetapi berkembang dinamis. Pemerintah Kabupaten Pinrang terus mendorong OPD untuk mengadopsi sistem digital dalam berbagai aspek layanan, mulai dari pembayaran retribusi, administrasi keuangan, hingga penyediaan layanan publik yang berbasis data dan teknologi.
Dengan diraihnya tiga penghargaan sekaligus dalam CHAPTER 2025, Kabupaten Pinrang kembali menunjukkan posisinya sebagai salah satu role model digitalisasi pemerintahan di Sulawesi Selatan. Pemerintah Kabupaten Pinrang memastikan bahwa inovasi digital akan terus diperluas demi menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan inklusif.
Transformasi digital Pinrang menjadi bukti bahwa teknologi, ketika diimplementasikan dengan visi yang jelas dan kolaborasi yang kuat, mampu mendorong birokrasi yang lebih adaptif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.