PINRANG โ€” Masyarakat Kabupaten Pinrang diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya kebakaran lahan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

Imbauan tersebut disampaikan Kadirman, S.AP., Analis Kebakaran, saat menjadi narasumber dalam podcast Radio Suara Bumi Lasinrang yang dipandu Mia Jufri, di Posko Pemadam Kebakaran (Damkar) Pinrang, Jalan Jenderal Sudirman.

Dalam podcast tersebut, Kadirman juga memberikan edukasi mengenai langkah penanganan awal kebakaran, termasuk melalui simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Simulasi ini diperagakan sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat mengambil tindakan awal ketika terjadi kebakaran sebelum api membesar.

Kadirman mengungkapkan, sepanjang Agustus 2026 tercatat lebih dari 100 kejadian kebakaran lahan di Kabupaten Pinrang.

Menurutnya, kondisi musim kemarau membuat lahan dan lingkungan menjadi lebih mudah terbakar. Karena itu, masyarakat diingatkan untuk menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, terutama di area yang memiliki vegetasi atau material kering.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan setiap kejadian kebakaran kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

โ€œSegera laporkan kepada petugas jika melihat adanya kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin,โ€ imbaunya.

Podcast Radio Suara Bumi Lasinrang bersama Damkar Pinrang sekaligus menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat serta bentuk apresiasi terhadap para personel pemadam kebakaran yang terus menjalankan tugas selama 24 jam dalam menjaga wilayah Kabupaten Pinrang dari ancaman kebakaran.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami langkah pemadaman awal, tetapi juga semakin menyadari pentingnya pencegahan kebakaran dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

Foto: Suara Bumi Lasinrang/Ihsan Mustakim