PINRANG — Satu tahun perjalanan direksi menjadi momentum bagi LPPL Radio Suara Bumi Lasinrang (SBL) untuk melihat kembali capaian, tantangan, sekaligus menentukan arah pengembangan berikutnya.
Hal tersebut menjadi pokok pembahasan dalam pertemuan silaturahmi dan evaluasi yang mempertemukan jajaran Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Pinrang dengan direksi, staf pengelola, dan penyiar Radio SBL di Ruang Media Center Diskominfosandi Kabupaten Pinrang, Rabu, 14 Oktober 2026.
Pertemuan dihadiri Kepala Dinas Kominfosandi Kabupaten Pinrang Ramlan Natsir, S.Sos., M.M., Kepala Bidang Humas dan Komunikasi Publik Muh. Iqbal, Direktur Utama LPPL Radio SBL Fajar Bakri, Direktur Penyiaran dan Program LPPL Radio SBL Ihsan Mustakim, serta staf pengelola dan penyiar.
Bukan Sekadar Melihat ke Belakang
Evaluasi dilakukan tidak semata untuk melihat apa yang telah dikerjakan selama satu tahun terakhir, tetapi juga untuk memetakan berbagai hal yang masih perlu diperkuat dalam pengelolaan Radio SBL.
Program siaran, koordinasi internal, pengelolaan sumber daya manusia, kualitas konten, hingga berbagai kebutuhan pendukung penyiaran menjadi bagian dari pembahasan bersama.
Forum tersebut sekaligus membuka ruang bagi staf dan penyiar untuk menyampaikan pengalaman, kendala, serta berbagai masukan dari pelaksanaan kegiatan sehari-hari.
Dengan demikian, evaluasi tidak berhenti pada pencatatan capaian dan persoalan, tetapi diarahkan menjadi dasar bagi perbaikan sistem kerja Radio SBL.
Memperkuat Radio di Tengah Perubahan Media
Perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi turut menjadi perhatian dalam arah pengembangan Radio SBL.
Radio kini tidak lagi hanya berhadapan dengan pendengar melalui frekuensi konvensional. Kehadiran website, streaming, media sosial, serta berbagai kanal digital membuat lembaga penyiaran publik dituntut semakin adaptif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Karena itu, pengembangan Radio SBL ke depan tidak hanya menyentuh kualitas siaran, tetapi juga penguatan program, konten, sumber daya manusia, serta pemanfaatan platform digital sebagai bagian dari pelayanan informasi publik.
Menyatukan Arah Kerja
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang konsolidasi antara Diskominfosandi, direksi, staf, dan penyiar agar pengembangan Radio SBL berjalan dalam arah yang sama.
Koordinasi yang semakin kuat dinilai penting agar setiap program tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menjadi bagian dari satu ekosistem penyiaran dan komunikasi publik yang saling mendukung.
Dengan evaluasi yang dilakukan secara terbuka, berbagai pengalaman selama satu tahun terakhir diharapkan dapat menjadi bahan untuk menentukan prioritas program dan langkah pembenahan berikutnya.
Pada akhirnya, pengembangan Radio SBL diarahkan agar lembaga penyiaran publik lokal ini semakin mampu menjalankan perannya sebagai sumber informasi, edukasi, hiburan, sekaligus ruang komunikasi masyarakat Kabupaten Pinrang.
Transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga Radio Suara Bumi Lasinrang tetap relevan di tengah perubahan zaman tanpa meninggalkan identitasnya sebagai radio publik milik masyarakat.
LPPL Radio Suara Bumi Lasinrang 92.4 FM — “Suara Pinrang, Suara Kita!”








Berita
Berita
Berita 